Ia memberikan contoh di lingkungan pendidikan TNI zaman dulu itu, makanan yang diberikan kepada prajurit bisa disebut tidak layak karena porsinya yang begitu sedikit.
"Ada pendidikan-pendidikan yang, aduh, makannya saja begini, nasinya begini, tempenya seperti silet tipisnya, ayamnya saja kadang ekornya saja, kadang kakinya saja, yang begitu sekarang di Angkatan Darat sudah tidak ada," ungkapnya.
"Yang saya tekan betul apabila ada pemimpin yang coba-coba mengambil hak prajuritnya pasti akan saya ganti," tambahnya.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
AKBP Didik Titip Sekoper Narkoba ke Polwan: Aipda Dianita Masih Saksi atau Naik Status?
Ijazah Jokowi Terbongkar: Dampak Politik yang Mengguncang dan Tekanan Publik yang Meningkat
Eggi Sudjana Ungkap Isi Dialog Rahasia dengan Jokowi: Kita Sama-Sama Sakit
Innalillahi! Eka Gumilar, Tokoh Kunci Rekat Indonesia dan GRIB Jaya, Meninggal Dunia: Apa Dampaknya?