POLHUKAM.ID - Sebanyak empat mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) mewakili Indonesia dalam ajang Paris International Model United Nations (PIMUN 2025), sebuah sidang simulasi perserikatan bangsa-bangsa (PBB) yang diadakan di Universitas Panthéon-Assas di Paris, Prancis, pada 2 hingga 5 Juni 2025.
Empat mahasiswa tersebut terdiri dari Qorina Nabil Laisha (Hukum 2023), Muhammad Asyrof Al-Ghifari (Hukum 2023), Zuhdi Zulkifli Sugiyanto (Hukum 2024), dan Naafia Halia (Psikologi 2024). Mereka tersebar di tiga council. Pada council United Nations Human Rights Council diwakili oleh Ghifari dan Zuhdi. Selanjutnya pada council United Nations Office on Drugs and Crime diwakili oleh Naafia. Terakhir pada council International Court of Justice diwakili oleh Qorina.
| Delegasi Universitas Gadjah Mada berfoto bersama di depan Universitas Panthéon-Assas pada saat penutupan PIMUN 2025 pada 5 Juni 2025 |
PIMUN sendiri merupakan simulasi berbagai komite perserikatan bangsa-bangsa yang diadakan oleh Comité interuniversitaire des Nations unies de Paris (CINUP) sejak tahun 2011 dengan diikuti oleh 300 peserta dari berbagai negara. Pada tahun 2025, konferensi ini diadakan di Universitas Panthéon-Assas, sebuah lembaga yang terkenal karena keunggulannya dalam ilmu hukum dan sosial.
Delegasi Universitas Gadjah Mada disponsori oleh CIMB Niaga dan CIMB Niaga Auto Finance. (*)
Artikel Terkait
17 Hari Tanpa Makan: Eksperimen Puasa Air Ekstrem & Perubahan Tubuh yang Mengejutkan!
DPR Bongkar Masalah Serius di Balik Program Makan Gratis: Dapur MBG Ternyata Belum Halal!
Purbaya Ngamuk ke BPJS: Penonaktifan Massal Peserta BPJS Dinilai Konyol dan Rugikan Negara, Ini Dampaknya!
Video Viral Winda Can: Fakta Mengejutkan & Bahaya Link Jebakan yang Harus Diwaspadai