Partai Amanat Nasional (PAN) yang telah masuk dalam koalisi Jokowi sampai saat ini masih harus menunggu keputusan Jokowi terkait pergantian kursi kabinetnya.
Ketua DPP PAN, Ahmad Yohan menyebut bahwa urusan pergantian jajaran kabinet akan diserahkan sepenuhnya pada kewenangan Presiden Jokowi demi kepentingan bangsa.
"Terkait Menteri ini Kalau PAN ini sudah kebal lah. Mau dikasih nggak dikasih itu terserah Presiden lah. Itu kan kewenangan nya Presiden. Karena kita bergabung dengan pemerintahan Pak Jokowi ini kan tanpa syarat bahwa ada kepentingan, kepentingan bangsa dan negara biar ribut soal kegaduhan politik ini berhenti," kata Yohan dalam sebuah diskusi daring berjudul "Jangan Pegel Nunggu Reshuffle", Sabtu (11/6/2022).
Namun, kata Yohan, PAN mengaku siap dan bersedia apabila Presiden Jokowi memberi amanat kepada partai berlogo matahari putih itu untuk masuk dalam kabinetnya saat ini.
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?