Menurut dia, koalisi yang dibangun Golkar, PPP, dan PAN itu masih belum cukup kuat meski lolos aturan presidential threshold atau ambang batas parlemen 20 persen.
Dia menyebut manuver menarik yang bisa dilakukan ialah mengusung tokoh potensial lain di luar ketiga ketum parpol tersebut.
"Jika hanya mengandalkan ketum ketiga partai, saya rasa akan sulit menang Pilpres 2024," kata Ali kepada GenPI.co, Minggu (15/5)
Ali menjelaskan kondisi itu tidak jauh dari perolehan elektoral Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketum PPP Suharso Monoarfa yang belum cukup kuat.
Sebab, Ali membongkar perolehan elektoral ketiga ketum partai itu belum cukup kuat dilihat masyarakat.
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?