"Menariknya lebih karena keanehan dan keganjilannya, bukan yang lain," ujar Zaki dilansir dari GenPI.co, Selasa (14/6).
Menurutnya, dari segi ketokohan, kedua parpol ini minimalis.
"Cak Imin memang popularitasnya tinggi tapi sayang elektabilitasnya masih rendah," ucapnya.
Sementara PKS, lanjut Zaki, krisis tokoh populer.
Hanya ada satu yakni Hidayat Nurwahid tetapi namanya sudah lama tidak keluar dari peredaran.
"Tidak ada tokoh yang menonjol yang dikenal luas," tegasnya.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?