"Di rumah sana, mobil itu mondar-mandir tiga kali, ada video CCTV-nya. Jadi, di Tayu maupun Pucakwangi, mobilnya sama," ujarnya.
Tetap Berpikir Positif
Meskipun merasa khawatir, Bandang memilih untuk tidak berspekulasi lebih jauh.
Ia mengaku tidak ingin melontarkan dugaan-dugaan yang dapat mengganggu kondusivitas di Pati.
"Kita jangan berpikiran jelek, kita positif saja. Mungkin orang tersebut mau minta kopi atau mau main sama saya," ujarnya berusaha mencairkan suasana.
"Yang jelas, permintaan masyarakat adalah Pati kondusif. Makanya, saya juga tidak mau berpikir yang tidak-tidak, biar Pati kondusif," terang Bandang.
Hingga kini, ia belum meminta perlindungan khusus dari aparat keamanan dan meyakini proses Pansus Hak Angket akan berjalan lancar.
Pansus sendiri saat ini tengah memeriksa sejumlah saksi terkait kebijakan kenaikan PBB dan pemecatan tenaga honorer di RSUD.
Sumber: Tribun
Artikel Terkait
Hanya Dua Presiden Ini yang Disebut Punya Ideologi Kuat: Soekarno dan Prabowo, Ini Kata Analis!
Buni Yani Sindir KPK: Fokus Tangkap Bupati, Keluarga Jokowi Kebal Hukum?
Jokowi Siap Blusukan 7.000 Kecamatan Demi PSI: Haus Kekuasaan atau Strategi 2029?
Din Syamsuddin Bongkar Skenario Board of Peace Trump: Indonesia Terjebak atau Diplomasi Cerdik?