POLHUKAM.ID - Peneliti dan pengamat terorisme, Ulta Levenia Nababan, memberikan kode soal kemungkinan CIA di balik perusuh dalam aksi demonstrasi pada akhir Agustus kemarin.
Ulta dalam sinear Deddy Corbuzier pada Selasa, 9 September 2025, lantas membuka alasannya bahwa pihak asing diduga di balik para perusuh dalam demonstrasi tersebut.
Suatu waktu, Ulta tengah memiliki semacam pekerjaan dengan salah seorang menteri. Menteri tersebut kemudian berceita tentang Central Intelligence Agency (CIA).
"Jadi kita hadap-hadapan, tapi ada orang lain juga kiri kanan. Cuman saya mendengar langsung bahwa Deputisi CIA datang kepada dia [menteri], mengajak dia untuk makan siang," ucapnya.
Deputi CIA tersebut menyampaikan terima kasih karena menteri tersebut mengurungkan niat Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bergabung dengan BRICS.
"Saat itu beliau [menteri] sudah menjabat juga sebagai seorang lah [tapi belum menjadi menteri]. [Mengurungkan] untuk bergabung dengan BRICS. Dia [Deputi CIA] berterima kasih," ungkapnya.
Ulta menegaskan, ia mendengar perkataan menteri tersebut. "Masalah menteri itu bohong atau apa, itu cerita lain," ujarnya.
Mendengar informasi tersebit, Ulta lantas bertanya kepada sang menteri, bagaimana CIA itu tahu bahwa orang ini yang mengakibatkan Jokowi tidak menjadikan Indonesia bergabung dengan BRICS?
"Udah, kamu tuh enggak usah ini apa, enggak usah enggak tahu, kita kan tahu, semua itu. Semua urusan kita di-watching, di-surveillance, diamati oleh mereka, baik dalam atau luar negeri," ujarnya menirukan jawaban sang menteri.***
Sumber: konteks
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?