Tak berhenti sampai di bahasan tersebut, Achmad menyoroti manuver Jokowi mengundang makan para ketua umum partai politik lingkaran kekuasaan sebelum Reshuffle dilakukan
Menurut Achmad, publik dapat melihat adanya makna lain terkait terkait hal tersebut.
Penunjukkan sosok yang mengisi kursi menteri yang terkena Reshuffle pun dianggap menimbulkan pertanyaan. Menurut Achmad banyak masyarakat yang kecewa pada penunjukkan ini karena dianggap tidak sesuai dengan kriteria yang diperlukan.
Baca Juga: Nama Anies Baswedan "Nyaring" Terdengar Diusulkan di Rakernas Partai NasDem, Jenderal Dudung Diusulkan dari DPW Ini
“Sebagaimana yang publik tangkap bahwa reshuffle kabinet yang baru selesai putuskan memperlihatkan bahwa orientasi reshuffle kabinet ini lebih kepada konsolidasi politik menjelang pemilu 2024. Hal ini menyebabkan banyak masyarakat yang kecewa karena menteri-menteri pengganti kapasitasnya tidak sesuai dengan yang diharapkan,” ujar Achmad.
Sumber: repjogja.republika.co.id
Artikel Terkait
Prabowo Buka Suara ke Tokoh Kritis: Kedaulatan Negara Terancam Oligarki!
Prabowo 2029 Tanpa Gibran? Analisis Mengejutkan Soal Strategi Gerindra
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai