“Presiden punya ukuran soal fungsi dari kerja. Reshuffle ini adalah upaya menjawab opini masyarakat selama ini,” kata Faldo kepada wartawan, Kamis (16/6/2022).
Karena itu, ia meminta agar masyarakat tak berspekulasi negatif terkait perombakan kabinet yang dilakukan. Menurutnya, perombakan dua jajaran menteri dan tiga wakil menteri bukanlah soal tawar menawar politik. Namun, langkah ini untuk memperkuat kinerja kabinet agar dapat lincah bekerja dan Indonesia segera bangkit dari dampak pandemi.
“Jadi kita jangan berspekulasi kemana-mana. Kita fokus ke masalah pemerintahan aja,” ungkapnya.
Faldo mengatakan, sisa waktu pemerintahan Jokowi-Maruf akan dimanfaatkan dengan optimal. Berbagai target yang belum tercapai juga akan semakin dikebut.
“Ini yang kami yakini dan fokus utama kami saat ini,” tambah dia.
Artikel Terkait
Zulhas Gagal? Harga Minyakita Tembus Rp23.000, Ini Bukti Karut-marut Tata Niaga Pangan!
Harga Minyakita Melambung di Atas HET, Pengamat: Ini Bukti Kegagalan Zulhas Sebagai Menko Pangan
Seskab Teddy Bungkam saat Dihujat Amien Rais? Ternyata Ini Alasannya yang Mengejutkan!
Viral! Dandim Ternate Bongkar Alasan di Balik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi – Ternyata Demi Ini