POLHUKAM.ID - Polemik ijazah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi sorotan di ruang publik, terutama di media sosial seperti TikTok.
Persoalan ini memicu perdebatan keras, saling hujat, bahkan menimbulkan kekhawatiran akan semakin terbelahnya anak bangsa.
Seorang relawan Jokowi yang telah mendukung sejak 2014 menyampaikan pernyataan tegas kepada Mabes Polri agar kasus dugaan ijazah palsu segera dituntaskan.
Ia menilai, jika polemik ini dibiarkan berlarut-larut, dampaknya sangat negatif karena setiap hari publik disuguhi narasi saling caci maki di dunia maya.
“Saya pendukung Pak Jokowi sejak 2014. Saya minta kepada Mabes Polri bagaimana supaya kasus ini cepat diselesaikan. Sebab di TikTok itu ribut, sudah terjadi perpecahan anak bangsa, hujat menghujat setiap hari. Kalau bisa Mabes Polri cepat menyelesaikan kasus ini,” ujar relawan tersebut dalam keterangan persnya, Jumat (3/10/2025).
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa para relawan Jokowi, khususnya kelompok perempuan, siap melakukan aksi demonstrasi besar jika Mabes Polri tidak segera mengambil langkah hukum yang tegas.
Artikel Terkait
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?
Impor 105 Ribu Pikap India Ditolak, Mahasiswa Desak Dirut Agrinas Dicopot!
Gagal Total Negosiasi ART? Pakar Sebut Tim Ekonomi Prabowo Hanya Jadi Janitor AS
Ijazah Paket C Tiyo Ardianto Disorot, Buni Yani: Tak Masalah, Ini Justru Buktikan...