POLHUKAM.ID - Pakar telematika Roy Suryo yakin bahwa Gibran Rakabuming Raka tidak lulus SMA. Ia menanggapi pernyataan MDIS, Singapura.
Roy Suryo menyampaikan pernyataan tersebut dalam siniar Keadilan Tv dikutip pada Sabtu, 4 Oktober 2025 berdasarkan keterangan dan data yang ada.
Ia mengatakan, berdasarkan keterangan Assoc. Prof. Sulfikar Amir dari Nanyang Technical University Singapore bahwa Gibran sekolah di Orchard Park Secondary School (OPSS), itu bukan SMA.
Sekolah itu setingkat SMP, plus 1 tahun. Artinya, hanya kelas 1 SMA sehingga tidak bisa langsung masuk kuliah.
Untuk bisa melanjutkan kuliah, maka harus menempuh advance level. Menariknya lagi, kata Roy, data di Setneg dan KPU terbalik-balik.
"Insearch-nya belakangan. Harusnya Insearch-nya kan sebelum MDIS," kata Roy.
Kemudian ada pengakuan dari orang Indonesia yang sudah menjadi penduduk tetap Singapura, mendengar sendiri pengakuan dari Gibran bahwa Gibran hanya 6 bulan di Insearch.
"Jadi tidak lulus kalau 6 bulan, meskipun Pak Iksan hati-hati banget kemarin menyampaikan, saya tidak mengatakan enggak lulus loh ya, tapi pendidikan di sana kan 9 bulan," ujarnya.
Roy menyimpulkan bahwa pengakuan tersebut secara tidak langsung menyebut bahwa Gibran tidak lulus.***
Sumber: konteks
Artikel Terkait
Rahasia di Balik Retret Hambalang: Prabowo Uji Loyalitas Menteri Jelang 2026?
Retret Kabinet Prabowo 2026: Evaluasi Kinerja atau Uji Loyalitas di Balik Guyonan?
Partai Demokrat Laporkan 4 Akun Pendukung Jokowi: Maaf Tak Cukup, Proses Hukum Tetap Berjalan
Evaluasi UU Cipta Kerja Prabowo: Benarkah Janji Investasi Jokowi Hanya Isapan Jempol?