Misbakhun juga memberikan contoh lain, yaitu ketika Purbaya secara langsung merespons dengan menaikkan defisit APBN. “Itu kan sebenarnya harus berkonsultasi dan rapatkan dengan DPR. Hal-hal seperti ini perlu disinergikan dengan DPR agar kebijakan ekonomi tidak terkesan sepihak,” tegasnya.
Penjelasan Menteri Keuangan Purbaya
Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa langkahnya justru mendorong agar anggaran dapat terserap dengan optimal. Tujuannya adalah untuk mencegah anggaran menganggur yang justru akan menjadi beban pembiayaan negara, seperti pembayaran bunga.
“Malah bagus kalau bisa (anggaran terserap). Tapi kalau nggak bisa ngabisin, uangnya di mana? Dianggurin aja? Kan saya bayar bunga. Jadi kita dorong supaya nggak bisa. Malah itu tujuan kita. Didorong supaya saya nggak bisa ngambil anggarannya, karena anggarannya habis,” jelas Purbaya usai konferensi pers APBN KiTa di Jakarta.
Sumber artikel asli: https://rmol.id/amp/2025/10/15/683290/dpr-minta-purbaya-tak-campuri-kebijakan-kementerian-lain-
Artikel Terkait
PMI Investasi Rp 5,3 Triliun di Indonesia: Sampoerna Jadi Pusat Ekspor Global untuk 30+ Negara?
Impor 105 Ribu Pikap India Ditolak, Mahasiswa Desak Dirut Agrinas Dicopot!
Gagal Total Negosiasi ART? Pakar Sebut Tim Ekonomi Prabowo Hanya Jadi Janitor AS
Ijazah Paket C Tiyo Ardianto Disorot, Buni Yani: Tak Masalah, Ini Justru Buktikan...