Setelah momen keakraban itu, Prabowo segera beralih ke pesan mendalam yang sarat nilai filosofis. Ia mengingatkan bahwa jabatan dan kekuasaan adalah amanah untuk meninggalkan warisan kebaikan.
Prabowo menggunakan peribahasa kuno untuk menekankan pentingnya legacy atau nama baik: "Gajah meninggal meninggalkan gading. Harimau meninggal meninggalkan belang. Manusia mati meninggalkan nama."
Ia menegaskan, "Lebih baik kita berbuat yang terbaik untuk rakyat."
Arahan Konkret untuk Kader Gerindra
Prabowo langsung mengaitkan pesan filosofisnya dengan tugas nyata. Ia menekankan agar seluruh kader Gerindra tidak lelah bekerja untuk rakyat dan aktif menyukseskan program prioritas pemerintah.
Salah satu program yang disebut secara spesifik adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi janji utama pemerintahannya.
"Lebih baik kita dikenang karena membela rakyat. Lebih baik dikenang membawa Indonesia sejahtera, dikenang memberi makan semua anak-anak dan ibu hamil seluruh Indonesia," ucap Prabowo menutup arahan.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Buka Suara: Menteri Turun ke Bencana, Pencitraan atau Bukti Nyata?
Gus Yahya Tantang Rais Aam: Selesaikan di Muktamar 2026! Ini Kata-Katanya
Roy Suryo Bersumpah Demi Allah: Ini Bukti Lembar Pengesahan Skripsi Jokowi Hilang Saat Diperiksa di UGM
Presiden Prabowo Turun Tangan! Audit 4 RS Papua Usai Ibu Hamil Meninggal Ditolak