Setelah momen keakraban itu, Prabowo segera beralih ke pesan mendalam yang sarat nilai filosofis. Ia mengingatkan bahwa jabatan dan kekuasaan adalah amanah untuk meninggalkan warisan kebaikan.
Prabowo menggunakan peribahasa kuno untuk menekankan pentingnya legacy atau nama baik: "Gajah meninggal meninggalkan gading. Harimau meninggal meninggalkan belang. Manusia mati meninggalkan nama."
Ia menegaskan, "Lebih baik kita berbuat yang terbaik untuk rakyat."
Arahan Konkret untuk Kader Gerindra
Prabowo langsung mengaitkan pesan filosofisnya dengan tugas nyata. Ia menekankan agar seluruh kader Gerindra tidak lelah bekerja untuk rakyat dan aktif menyukseskan program prioritas pemerintah.
Salah satu program yang disebut secara spesifik adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi janji utama pemerintahannya.
"Lebih baik kita dikenang karena membela rakyat. Lebih baik dikenang membawa Indonesia sejahtera, dikenang memberi makan semua anak-anak dan ibu hamil seluruh Indonesia," ucap Prabowo menutup arahan.
Artikel Terkait
Analisis Pilpres 2029: Prabowo Diusulkan Gandeng Sjafrie, Benarkah untuk Hindari Kesalahan Gibran?
Rektor Paramadina Sindir Ijazah Palsu, Warganet Heboh Soroti UGM: Siapa yang Dimaksud?
Dokter Tifa Bongkar: Kubu Jokowi yang Tawarkan Restorative Justice, Bukan Kami!
Mahfud MD Buka Suara: KPK Kini Sudah Mulai Bagus, Benarkah Tak Lagi Dipegang Lehernya?