Setelah momen keakraban itu, Prabowo segera beralih ke pesan mendalam yang sarat nilai filosofis. Ia mengingatkan bahwa jabatan dan kekuasaan adalah amanah untuk meninggalkan warisan kebaikan.
Prabowo menggunakan peribahasa kuno untuk menekankan pentingnya legacy atau nama baik: "Gajah meninggal meninggalkan gading. Harimau meninggal meninggalkan belang. Manusia mati meninggalkan nama."
Ia menegaskan, "Lebih baik kita berbuat yang terbaik untuk rakyat."
Arahan Konkret untuk Kader Gerindra
Prabowo langsung mengaitkan pesan filosofisnya dengan tugas nyata. Ia menekankan agar seluruh kader Gerindra tidak lelah bekerja untuk rakyat dan aktif menyukseskan program prioritas pemerintah.
Salah satu program yang disebut secara spesifik adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi janji utama pemerintahannya.
"Lebih baik kita dikenang karena membela rakyat. Lebih baik dikenang membawa Indonesia sejahtera, dikenang memberi makan semua anak-anak dan ibu hamil seluruh Indonesia," ucap Prabowo menutup arahan.
Artikel Terkait
JK Siap Polisikan Rismon Sianipar ke Bareskrim, Ini Tudingan Rp 5 Miliar yang Bikin Heboh
Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai: Inilah Alasan Pengamat Bilang Isu Ini Sengaja Diperpanjang!
Juli-Agustus 2026 Kritis! Peringatan Jusuf Kalla Soal Potensi Chaos Nasional Akibat Defisit Rp1.000 Triliun
AM Hendropriyono Buka Suara: Ini Alasan Seskab Teddy Disebut Cerminan Pemimpin Masa Depan