Guntur menduga ada tujuan tertentu di balik penyebaran informasi bohong ini. Menurutnya, tujuan penyebaran hoaks ini jelas untuk melakukan pembusukan nama baik dan mengkambinghitamkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
Penolakan Soeharto Adalah DNA Kader PDIP
Lebih lanjut, Guntur Romli menjelaskan bahwa sikap penolakan terhadap Soeharto di internal PDIP merupakan hal yang alami dan tidak memerlukan instruksi khusus dari pimpinan partai.
"Penolakan terhadap Soeharto itu DNA kader-kader PDI Perjuangan, karena DNA kami melawan kezaliman, pembantaian manusia, KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme), dan bela rakyat kecil. Tidak perlu nunggu instruksi bagi kader-kader PDI Perjuangan untuk menolak Soeharto," pungkasnya.
Dengan pernyataan ini, PDIP berharap masyarakat tidak terkecoh dengan informasi palsu yang bertujuan memecah belah dan menyerang integritas pimpinan partai.
Artikel Terkait
Roy Suryo Bantah Isu Dana Rp50 Miliar untuk Ijazah Jokowi: Ini Faktanya!
Presiden Prabowo Didesak Tegas Lawan AS: Analis Beberkan 3 Alasan yang Bikin Publik Meragukan Sikapnya
Iran Sebut Indonesia Banci & Pro-AS: Dampak Nyata ke Pertamina dan Cara Memperbaikinya
BMI Ungkap Dalang Sebenarnya di Balik Tudingan AHY Sebar Isu Ijazah Jokowi