Beathor Suryadi Yakin Ijazah Jokowi Palsu, Soroti Transparansi Arsul Sani
Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arsul Sani yang sempat dituding memiliki ijazah doktoral palsu, akhirnya membuka diri dengan memperlihatkan dokumen asli dan legalisir gelar doktornya dari Collegium Humanum atau Warsawa Management University Polandia.
Langkah transparansi Arsul Sani ini justru disorot oleh Politikus PDIP, Beathor Suryadi. Menurutnya, seharusnya mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meniru langkah tersebut sebagai bentuk transparansi pejabat negara.
Beathor menilai, konferensi pers yang dilakukan Arsul Sani justru semakin menguatkan keyakinannya bahwa ijazah Jokowi selama ini palsu.
"Dengan tampilnya konferensi pers Prof. Dr. Arsul Sani kemarin sore membuktikan bahwa selama 20 tahun ijazah Jokowi yang tersembunyi itu adalah palsu. Ini meyakinkan rakyat Indonesia," ujar Beathor kepada RMOL, Selasa (18/11/2025).
Tudingan Penggunaan Ijazah Palsu Selama Dua Dekade
Beathor melayangkan tudingan serius. Ia menyebut dokumen pendidikan yang dianggap palsu itu telah digunakan Jokowi untuk menjalani jabatan publik selama dua dekade.
Artikel Terkait
Republik Fufufafa Slank: Bahaya Laten yang Masih Mengendalikan Indonesia Hingga 2029?
Indonesia Kehilangan Peradaban? Ini Analisis Kritis Aktivis Senior Soal Hukum & Moral yang Tergerus
Presiden Prabowo Buka Suara: Menteri Turun ke Bencana, Pencitraan atau Bukti Nyata?
Gus Yahya Tantang Rais Aam: Selesaikan di Muktamar 2026! Ini Kata-Katanya