Ketergantungan pada Figur Jokowi dan Tren yang Menurun
Analisis lebih lanjut menunjukkan, Kaesang dinilai masih terlalu mengandalkan figur ayahnya, mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk mendongkrak suara. Namun, nilai elektoral Jokowi diprediksi terus menurun dan berpotensi mencapai titik terendah menjelang 2029. Hal ini menjadi tantangan serius bagi strategi PSI.
Mimpi di Siang Bolong?
Berdasarkan analisis tersebut, Jamiluddin menyimpulkan bahwa jika PSI hanya mengandalkan faktor Jokowi, target "kandang gajah" di Jawa Tengah kemungkinan besar akan sulit terwujud. "Jadi, menjadikan Jawa Tengah kandang gajah, kiranya hanya mimpi di siang bolong," pungkasnya.
Optimisme dan Target Kursi PSI
Sebelumnya, Kaesang menyatakan optimisme bahwa PSI mampu meningkatkan perolehan kursi di DPRD Jawa Tengah dari 12 kursi saat ini menjadi minimal 17 kursi pada Pemilu 2029. Ia menekankan pentingnya soliditas kader dan penyempurnaan struktur kepengurusan partai hingga tingkat bawah untuk mencapai tujuan tersebut.
Artikel Terkait
Roy Suryo Bocorkan 3 Ciri Ijazah Asli UGM: Ini Alasan Ia Yakin 99,9% Dokumen Jokowi Palsu
Partai Prima Tantang Nasdem: Berani Naikkan PT ke 10 Persen, Kalau Sungguh-Sungguh!
Jokowi Dukung Revisi UU KPK 2024: Pengakuan Dosa atau Drama Politik 2029?
Usulan PT 7%: Ancaman Nyata bagi Kedaulatan Rakyat atau Cuma Rekayasa Politik?