"Paling tidak bagi generasi baby boomers yang sudah umur ini, bersabar. Coba memahami kritik-kritik apa yang dipersoalkan oleh generasi milenial terhadap masalah bangsa," jelasnya.
Perbedaan Gaya Komunikasi Antar Generasi adalah Hal Natural
Menurut Tifatul, perbedaan gaya komunikasi antar generasi adalah hal yang wajar. Generasi muda memiliki cara sendiri dalam menyampaikan kritik dan pertanyaan tentang masa depan bangsa.
"Memang gaya bicaranya seperti itu. Mereka ingin tahu, sebenarnya bangsa ini mau dibawa ke mana. Generasi inilah yang kelak akan menggantikan orang-orang yang sudah pada tua bangka ini. Itu natural," bebernya.
Imbauan untuk Tidak Mudah Tersinggung dan Membawa ke Ranah Hukum
Tifatul Sembiring mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tersinggung (baper) dan langsung membawa setiap perbedaan pendapat ke ranah hukum, seperti pelaporan ke polisi.
"Jadi nggak usah baperan, aduin ke polisi dan sebagainya. Akhirnya toh nggak diaku. Dikit-dikit penistaan, dikit-dikit penistaan. Nggak usah baperan lah," pungkas politikus PKS tersebut.
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bongkar Skandal SP3 Eggi-Damai: Abuse of Power atau Restorative Justice?
Menhan Lantik Noe Letto & Anak Hotman Paris Jadi Tenaga Ahli Pertahanan, Apa Tugasnya?
Kurnia Nangis Dikhianati Eggi Sudjana? Ini Isi Pertemuan Damai dengan Jokowi Soal Ijazah Palsu
SP3 Ijazah Jokowi Akhirnya Keluar: Ini Alasan Polisi Hentikan Kasus Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis