Rocky kemudian memperlihatkan ironi yang dalam dengan membandingkan nominalnya. "Harga buku itu berapa? Misal Rp10 ribu. Rp10 ribu itu berapa per mil dari Rp17 triliun yang disumbangkan?" tegasnya.
Menurut Rocky, tindakan anak tersebut merupakan pesan republikanisme yang mendalam bagi kehidupan berbangsa. "Dia memilih untuk pergi... supaya hidup ibu dan adik-adiknya berlanjut, supaya publik mengerti bahwa ada yang tidak beres dengan urusan republik," pungkasnya.
Kasus yang disorot Rocky terjadi pada Kamis, 29 Januari 2026. Siswa berinisial YS ditemukan meninggal gantung diri di pohon cengkeh. Korban diketahui meninggalkan surat berisi pesan mengharukan untuk ibunya, yang semakin menyentuh publik.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?