Herman, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, menjelaskan bahwa partainya memposisikan diri sebagai pendukung aktif pemerintah. Tujuannya adalah agar tidak masuk dalam perdebatan politik yang berpotensi memecah konsentrasi dalam menjalankan program kerja.
"Tentu sangat mendukung program-program yang ini menyentuh masyarakat secara langsung, apalagi meningkatkan perekonomian rakyat," tegasnya.
Lebih lanjut, Herman menyatakan bahwa setiap kebijakan pemerintah harus dinilai dari dampak nyatanya terhadap peningkatan kesejahteraan publik, bukan dari narasi politik yang mengitarinya. Sikap ini konsisten ditunjukkan Demokrat dalam merespons berbagai program strategis yang digulirkan oleh Presiden Prabowo.
Dengan mengambil posisi netral strategis, Partai Demokrat berupaya menjaga stabilitas politik sambil tetap berkomitmen menjadi mitra pemerintah yang konstruktif untuk keberhasilan pembangunan.
Artikel Terkait
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?
Robot atau Boneka? Rismon Sianipar Dituding Diremot dari Solo untuk Serang Roy Suryo
Anies Baswedan Datang Tanpa Undangan ke Halal Bihalal SBY, Demokrat: Panitia Tidak Mengundang