Herman, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, menjelaskan bahwa partainya memposisikan diri sebagai pendukung aktif pemerintah. Tujuannya adalah agar tidak masuk dalam perdebatan politik yang berpotensi memecah konsentrasi dalam menjalankan program kerja.
"Tentu sangat mendukung program-program yang ini menyentuh masyarakat secara langsung, apalagi meningkatkan perekonomian rakyat," tegasnya.
Lebih lanjut, Herman menyatakan bahwa setiap kebijakan pemerintah harus dinilai dari dampak nyatanya terhadap peningkatan kesejahteraan publik, bukan dari narasi politik yang mengitarinya. Sikap ini konsisten ditunjukkan Demokrat dalam merespons berbagai program strategis yang digulirkan oleh Presiden Prabowo.
Dengan mengambil posisi netral strategis, Partai Demokrat berupaya menjaga stabilitas politik sambil tetap berkomitmen menjadi mitra pemerintah yang konstruktif untuk keberhasilan pembangunan.
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Jokowi ke Prabowo-Gibran: Sinyal 2 Periode atau Skenario Tersembunyi untuk 2029?
KKN Jokowi di UGM Dipertanyakan: Koordinator Bilang Tak Kenal Namanya, Benarkah?
Rocky Gerung Bongkar Ironi Rp17 Triliun untuk AS: Anak SD Bunuh Diri Gara-gara Tak Bisa Beli Buku
Prabowo Didesak Usut Erick Thohir: Ini Dugaan Penyimpangan BUMN yang Bikin Heboh