5 Indikator Keretakan Hubungan Jokowi-Prabowo Menurut Ray Rangkuti, Arahnya Makin Terlihat
Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, menilai hubungan politik antara Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto menunjukkan tanda-tanda keretakan yang kian jelas. Menurutnya, dinamika ini semakin terlihat ke publik setelah sejumlah peristiwa politik strategis terjadi.
Ray menyatakan bahwa keretakan tersebut bukan hal baru, melainkan proses bertahap. Ia menguraikan setidaknya lima indikasi utama yang memperlihatkan renggangnya relasi dua tokoh sentral nasional ini.
1. Minimnya Ruang Tampil untuk Gibran Rakabuming
Indikasi pertama adalah minimnya ruang tampil bagi Gibran Rakabuming Raka di hadapan publik. Ray menilai keterbatasan eksposur ini menjadi musibah politik bagi Gibran dalam sistem yang mengandalkan popularitas. Situasi ini dianggap kontradiktif dengan narasi 'paket dua periode' dari Jokowi, karena elektabilitas Gibran tidak terdongkrak.
2. Jangkar Pengaruh Jokowi di Kabinet Menipis
Indikasi kedua terlihat dari kebijakan reshuffle kabinet. Pencopotan sejumlah menteri yang dekat dengan Jokowi dinilai semakin menipiskan 'jangkar' pengaruh Jokowi di pemerintahan Prabowo. Kondisi ini juga membuat para menteri tersebut mulai menjaga jarak secara politik.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Bongkar Skandal Pendidikan: Dari Anggaran Hilang hingga Sindir Tut Wuri Malsuin Ijazah
Rocky Gerung Peringatkan Bahaya Ini Jika Yogyakarta Kehilangan Jiwa Kritisnya
Rocky Gerung Bocorkan Strategi Rahasia Serang Jokowi yang Ditolak Tegas Prabowo di Pilpres 2019
Pilpres 2029: Prabowo Diprediksi Tak Tertandingi, Lawan Hanya Menabung Popularitas untuk 2034?