Dalam pertemuan tersebut, Teddy aktif menimba ilmu dari pengalaman Hendropriyono yang pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, seperti Sekretaris Pengendalian Operasional Pembangunan, menteri kabinet, hingga Kepala BIN. Hendropriyono menjelaskan, Seskab Teddy lebih banyak bertanya daripada berbicara, dengan pertanyaan yang menunjukkan ketertarikan serius terhadap pengalaman empiris dalam penyelenggaraan negara.
Kombinasi Lengkap untuk Pemimpin Masa Depan
Bagi Hendropriyono, sikap tersebut adalah cerminan sikap intelektual yang sehat dan keinginan untuk mendapatkan pengetahuan langsung, bukan hanya teori. “Saya juga melihat dia sebagai figur pemuda yang memiliki kombinasi relatif lengkap: semangat, disiplin, kemampuan berinteraksi sosial, serta kesiapan untuk bekerja dalam tekanan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Hendropriyono menyatakan bahwa kemampuan Letkol Teddy tersebut telah ditempatkan pada posisi yang tepat, yaitu sebagai Seskab, untuk belajar langsung mengenai praktik pemerintahan dan dinamika politik tingkat tinggi. Pengalaman ini, jika disertai integritas dan kemauan belajar yang terus-menerus, akan menjadi modal penting bagi pembentukan kepemimpinan di masa depan.
Harapan bagi Kepemimpinan Nasional
Dalam pandangan akhirnya, Hendropriyono menilai Teddy Indra Wijaya bukan hanya sekadar pejabat muda, tetapi juga bagian dari harapan berkelanjutan bagi kualitas kepemimpinan nasional. Sebuah kepemimpinan yang berakar pada etika, terbuka terhadap pembelajaran, dan mampu menjembatani pengalaman masa lalu dengan tantangan masa kini.
Artikel Terkait
Viral! Saiful Mujani Serukan Jatuhkan Prabowo, BRIN Buka Suara: Makar atau Bukan?
Viral Video Saiful Mujani: Makar atau Potongan yang Sengaja Digiring? Ini Kata SMRC!
Connie Bakrie Dibully Buzzer Istana? Ini Peringatan Kerasnya untuk Prabowo: Indonesia Bukan Kerajaan!
PDIP Desak ICC Adili Israel: 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa Dampaknya?