Pernyataan Saiful Mujani Soal Jatuhkan Prabowo: Makar atau Kritik Politik Biasa?

- Selasa, 07 April 2026 | 20:25 WIB
Pernyataan Saiful Mujani Soal Jatuhkan Prabowo: Makar atau Kritik Politik Biasa?

Ongen mengambil posisi tegas bahwa dalam situasi politik sensitif, pernyataan publik dari figur berpengaruh memiliki dampak besar dan tidak bisa dianggap enteng. "Kalau terus dibiarkan, ini bisa memicu instabilitas," katanya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa kondisi global saat ini tidak sedang stabil, dengan menyinggung eskalasi konflik geopolitik seperti ketegangan antara Iran dengan blok Amerika Serikat dan Israel. Dalam situasi seperti ini, Indonesia justru membutuhkan soliditas nasional, bukan perpecahan internal.

"Dunia sedang tidak baik-baik saja. Indonesia harus kuat, rakyat harus bersatu, bukan malah diajak menjatuhkan pemerintah," ujarnya. Ia mengingatkan bahwa gejolak politik dalam negeri di tengah tekanan global bisa memperburuk kondisi ekonomi, investasi, hingga stabilitas sosial.

Jalur Demokrasi yang Benar: Menunggu Pemilu 2029

Ongen memberikan pesan langsung kepada Saiful Mujani dan kelompok yang sejalan. Ia menyarankan agar ketidakpuasan terhadap pemerintahan saat ini diarahkan ke jalur politik yang sah, yakni melalui pemilu berikutnya. "Kalau tidak puas, silakan bertarung di Pilpres 2029. Itu jalur demokrasi yang benar. Bukan dengan narasi menjatuhkan pemerintahan," tegasnya.

Menurutnya, demokrasi Indonesia telah memberikan ruang yang luas bagi setiap warga negara untuk berkompetisi secara terbuka dan adil. Oleh karena itu, segala bentuk upaya di luar mekanisme konstitusional dinilai berpotensi merusak tatanan demokrasi itu sendiri.

Halaman:

Komentar