Serangkaian peristiwa ini dinilai sebagian kalangan justru memperkeruh politik tanah air dan mengindikasikan pemerintahan Prabowo Subianto mulai kehilangan representasi atas kepentingan rakyat.
Indikasi Masalah dalam Pemerintahan Prabowo
Beberapa kebijakan dan isu menjadi sorotan tajam yang mengikis kredibilitas pemerintahan, di antaranya:
- Program Bantuan Pangan (MBG): Dipertahankan meski mekanisme distribusinya dinilai rentan menjadi sarang baru praktik korupsi.
- Isu HAM: Penyelesaian kasus aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang hingga kini masih samar dan belum tuntas.
- Posisi Kebijakan Luar Negeri: Dinilai tidak konsisten dan bertolak belakang dengan undang-undang, seperti masuk dalam BOP (Boycott, Divestment, and Sanctions), mengutuk serangan Iran, tetapi di sisi lain mendukung kemerdekaan Israel.
Mampukah Prabowo Bertahan?
Pertanyaan besar kini mengemuka: mampukah Prabowo Subianto bersikap humanis dan mempertahankan pemerintahannya tanpa gejolak? Atau, akankah ia mengambil langkah gentleman seperti yang dilakukan Gus Dur dahulu ketika dukungan dari berbagai elemen mulai memudar? Jawabannya akan sangat menentukan stabilitas politik Indonesia ke depan.
Artikel Terkait
Pernyataan Saiful Mujani Soal Jatuhkan Prabowo: Makar atau Kritik Politik Biasa?
Prabowo Tahan Harga BBM Subsidi: Ini Dampaknya & Perbandingannya dengan Era SBY, Jokowi, dan Megawati
Istana Anggap Remeh Seruan Mundurkan Prabowo, Ini Fokus Utama Prabowo Sekarang
Fahri Hamzah Beri Peringatan Keras Soal Video Viral Saiful Mujani: Jangan Macam-Macam!