“Menurut saya harusnya memang ada alasan yang lebih substantif. Misalnya dianggap tidak berprestasi tapi kalau intoleran dan korupsi misalnya, menurut saya itu terlalu dilebih-lebihkan,” tambah Refly.
Pembuktian Intoleransi
Lanjut Refly, klaim intoleran kepada Anies Baswedan harus dibuktikan secara jelas, bukan hanya sekadar “katanya-katanya”.
“Jadi cek jangan sampai kemudian intoleransi hyanya didasarkan pada story pilkada atau kampanye karena kalau kampanye itu orang banyak strateginya.
Dan yang tidak kalah penting menurut Refly adalah setelah orang tersebut berkuasa.
Karena ketika berkuasa maka akan terbukti apakah dia benar-benar melakukan tindakan intoleransi.
“Yang paling penting adalah ketika dia berkuasa apakah dia melakukan politik intoleran atau tidak,” tegas Refly.
Sumber: sumsel.suara.com
Artikel Terkait
Anies Baswedan Datang ke Cikeas Tanpa Undangan: SBY & AHY Bereaksi, Ini Motif Tersembunyi!
Buku Otak Politik Jokowi Segera Terbit: Riset Neurologi Ungkap Sisi Lain Jokowi?
Menteri Bahlil Klaim Stok BBM Aman, IPO Minta Prabowo Waspada: Ini Risiko Krisis yang Disembunyikan?
Pertemuan Rahasia di Cikeas: Inikah Sinyal Awal Duet Anies-AHY untuk Pilpres 2029?