Rapat Kerja Nasional Partai NasDem mengerucutkan kandidat Calon Presiden (Capres) yang akan mereka usung. Nama yang akan disusung adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Panglima TNI Andika Perkasa.
Mengenai komposisi capres yang akan NasDem (Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Andika Perkasa) ini, Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun angkat suara.
Refly menganalisis mengapa ketiga nama tersebut yang muncul.
“Seperti saya katakan, faktor Andika faktor pelengkap dan juga barangkali agar TNI berpihak ke NasDem, it maybe. Kalau faktor Ganjar adalah untuk merayu Jokowi. Faktor Anies adalah faktor kedekatan dengan Surya Paloh,” jelas Refly melalui kanal Youtubenya, dikutip Selasa (21/6/22).
Lebih lanjut, Refly menganalisis perihal jalan politik partai pimpinan Surya Paloh Tersebut.
Menurut Refly, NasDem mempunyai jalan politik yang tidak lurus atau pragmatis khususnya terkait calon presiden 2024 ini.
Baca Juga: Berani Pilih Anies Baswedan Jadi Bakal Capres, Surya Paloh Dapat Pujian dari Rocky Gerung: Kita Angkat Topi untuk Dia!
“Saya melihat sebenarnya politik NasDem itu politik toleh kanan toleh kiri, bukan politik lurus. Ini khas politik pragmatis, tapi sah-sah saja,” lanjut Refly.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?