Saan menerangkan bahwa pernyataan tersebut ditujukan untuk internal partai sendiri, bukan kepada partai-partai lain. Hal tersebut sebagai pengingat agar Nasdem tidak menjadi partai sombong. "Kita kan supaya tidak jadi partai yang sombong, Nasdem nya. Jadi itu kan lebih internal aja. Jadi nggak ada kita nuduh partai lain sombong atau apa, apalagi nuduh satu partai, nggak ada itu," pungkasnya. Diketahui, atas pernyataan tersebut Megawati Soekarnoputri sampai berealsi dan merasa heran jika ada yang menyebut partainya sebagai partai sombong. Hal ini disampaikannya dalam ajang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDIP Tahun 2021. "Saya sampai mikir bisa opo enggak ya? Karena saya buktikan bukan untuk sombong-sombong. Ada orang mengatakan Ibu Mega sombong banget ya, karena ada juga yang mengatakan ada sebuah partai sombong sekali," kata Megawati.
Dia pun menanyakan alasan sampai disebut sombong. Dirinya menekankan bahwa tak pernah menjelekkan partai politik maupun ketua umumnya. Megawati mengungkapkan, bahwa negeri ini harus dibangun dengan rasa persatuan.
Artikel Terkait
Prabowo Buka Suara ke Tokoh Kritis: Kedaulatan Negara Terancam Oligarki!
Prabowo 2029 Tanpa Gibran? Analisis Mengejutkan Soal Strategi Gerindra
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai