Menurut Ujang, suara pemilih akan menyebar ke empat pasang calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) yang diusung empat poros koalisi tersebut.
Untuk itu, Ujang memberikan pesan kepada para elite politik untuk bijaksana dalam berkompetisi pada Pilpres 2024.
"Kami meminta kepada elite untuk menjaga kesadaran agar mereka tidak membangun black campaign dan saling membusuk-busukkan lawan," kata Ujang dilansir dari JPNN.com, Kamis (23/6).
Dia menilai empat poros politik itu bisa terbentuk dari Partai Golkar, PAN, dan PPP yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Poros lainnya ialah kedekatan Gerindra dengan PKB, lalu koalisi NasDem, Demokrat, dan PKS.
Satu lagi, PDI Perjuangan yang tidak berkoalisi dengan partai politik lain lantaran sudah punya tiket mengusung capres-cawapres.
Artikel Terkait
Zulhas Gagal? Harga Minyakita Tembus Rp23.000, Ini Bukti Karut-marut Tata Niaga Pangan!
Harga Minyakita Melambung di Atas HET, Pengamat: Ini Bukti Kegagalan Zulhas Sebagai Menko Pangan
Seskab Teddy Bungkam saat Dihujat Amien Rais? Ternyata Ini Alasannya yang Mengejutkan!
Viral! Dandim Ternate Bongkar Alasan di Balik Pembubaran Nobar Film Pesta Babi – Ternyata Demi Ini