Oleh karena itu, Uang menyarankan masyarakat untuk cerdas dalam memilih pasangan capres-cawapres.
Masyarakat juga perlu memperhatikan visi, misi, dan program kerja Capres-Cawapres 2024, bukan berdasarkan uang yang diberikan.
"Kalau memilih berdasarkan uang, ya, nanti akibatnya pemimpin kita tidak akan bersih dan berintegritas, sedangkan kita butuh presiden yang berintegritas sehingga bisa membawa Indonesia dalam kemajuan," tutur Ujang.
Dia mengatakan pilpres adalah sebuah kompetisi yang menghasilkan pemenang dan pihak yang kalah, sehingga masyarakat dan elite politik diminta untuk membangun kompetisi yang sehat. (mcr9/fat/jpnn)
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?