Pengamat Komunikasi dan Politik Jamiluddin Ritonga mengatakan bahwa PDIP harus berkoalisi dalam mengusung capres pada Pilpres 2024.
Meskipun PDIP bisa mengusung sendiri capres dan cawapres, peluang menang relatif kecil tanpa berkoalisi.
"Kalau pasangan capres-cawapresnya yang diusung semuanya dari PDIP, kecil peluang menangnya," ujar Jamiluddin kepada GenPI.co, Jumat (24/6).
Oleh karena itu, PDIP perlu berkoalisi dalam mengusung pasangan capres-cawapres.
"Bagi PDIP, tentu banyak partai yang cocok untuk diajak berkoalisi," tambahnya.
Akademisi dari Universitas Esa Unggul itu menyebut setidaknya mengusung Golkar, PPP, PAN, Gerindra, dan PKB.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?