Toh, kata Adi, nama Anies itu bisa mempersatukan NasDem dengan PKS dan Demokrat menuju Pilpres 2025.
Beberapa lembaga survei pun sudah menyebut basis pemilih PKS sebenarnya mendukung Anies sebagai capres 2024.
"PKS itu basis pemilihnya mayoritas mendukung Anies sebagai Capres 2024," ungkap dia.
Sementara itu, Demokrat tentu ingin memasang ketum partai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Cawapres 2024.
Anies, kata dia, menjadi pilihan terlogis bagi Demokrat untuk dipasangkan dengan putra Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Demokrat punya intensitas menyorongkan AHY sebagai cawapres," ungkap Adi. (ast/jpnn)
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?