"Kalau Cak Imin adalah dalam konteks NU, karena memang kita melihat bahwa Cak Imin membuka front terhadap NU. Membuat pernyataan yang melecehkan Ketua PBNU ini membuat hubungan yang tidak baik," kata Yenny melalui rekaman suara yang telah diizinkan untuk dikutip Suara.com lewat Juru Bicaranya, Senin (27/6/2022).
Yenny mengatakan, kekinian di tingkat akar rumput NU sedang merasa gelisah. Ia mencoba menyuarakan kegelisahan tersebut agar para politisi-politisi berlatar belakang kader NU mengambil sikap.
"Saya menyuarakan kegialisan ini dengan mengimbau para politisi dari NU kebetulan ada di partai-partai sudah seharusnya dong mengambil sikap dengan menjalin hubungan yang baik dengan NU bukan malah melecehkan," tuturnya.
Lebih lanjut, Yenny justru binggung usai dirinya bersuara malah dapat ejekan di media sosial.
"Ternyata kok ada yang kepancing terus saya di-bully di sosmed. Saya jawab juga tapi saya becanda aja, tapi kok tambah marah," tuturnya.
Sementara soal dirinya sempat menyinggung elektabilitas capres, Yenny mengaku telah berbicara realistis. Bahwa menurut hingga kekinian figur yang memiliki elektabilitas tinggi tak banyak.
"Itu yang tidak terlalu punya elektabilitas surveinya tidak ngangkat ya menurut saya harus realistis, saya menjawab itu," tandasnya.
Untuk diketahui, hubungan Cak Imin dengan Putri Gus Dur Yenny Wahid kian memanas.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?