"Kalau itu dianggap untuk menghancurkan, mengurangi suara, mengerdilkan PDIP bahwa PDI Perjuangan bukan partai kaleng-kaleng," kata Adian di kanal YouTube Indonesia Lawyers Club (ILC), Senin (27/6).
Menurut Adian, partainya sudah teruji dalam melewati gelombang yang ada di Indonesia.
"Bukan cuma diserbu kata-kata, PDIP pernah diserbu dengan senjata. Dan kita tetap bertahan," ujarnya.
"Tidak percaya? Ayo kita coba lagi! Serbulah dengan kata-kata lain, apakah itu bisa menghancurkan PDIP?" sambungnya.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?