"Kalau itu dianggap untuk menghancurkan, mengurangi suara, mengerdilkan PDIP bahwa PDI Perjuangan bukan partai kaleng-kaleng," kata Adian di kanal YouTube Indonesia Lawyers Club (ILC), Senin (27/6).
Menurut Adian, partainya sudah teruji dalam melewati gelombang yang ada di Indonesia.
"Bukan cuma diserbu kata-kata, PDIP pernah diserbu dengan senjata. Dan kita tetap bertahan," ujarnya.
"Tidak percaya? Ayo kita coba lagi! Serbulah dengan kata-kata lain, apakah itu bisa menghancurkan PDIP?" sambungnya.
Artikel Terkait
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri