"Berulang-ulang Pak Airlangga kan mengatakan bahwa prioritas dari kader internal. Nah pada akhirnya nanti hasil dari konsolidasi internal ini akan dibawa ke tingkat nasional yang dilakukan oleh KIB," lanjut Lamhot.
Lamhot mengatakan untuk partai Golkar, sudah bulat mencalon Airlangga sebagai capres. Golkar berharap jika terpilih nantinya Airlangga dari KIB, sosok calon wakil presidennya sanggup mengemban visi misi koalisi.
"Misalnya harus bisa menanggalkan politik identitas, lalu harus mengemban visi misi dan platform yang disepakati KIB. Nah, hal itulah yang akan kita rumuskan bersama-sama tak hanya satu partai saja, tapi ketiganya juga. Jadi jalannya natural dan smooth gitulah, jadi tahapannya jelas," ujar dia.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?