Koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan Gerindra di Pemilu 2024 bisa mengatasi polarisasi dan politik identitas di masyarakat.
“Masalah polarisasi masyarakat akibat Pilpres 2019 dengan munculnya politik identitas bisa diatasi dengan koalisi PDIP dengan Gerindra,” kata Ketua Umum PPJNA 98 Anto Kusumayuda kepada redaksi www.suaranasional.com, Ahad (31/7/2022).
Munculnya polarisasi, kata Anto, disebabkan gagalnya Prabowo menjadi Presiden Indonesia. “Pilpres 2024, Prabowo berpasangan dengan kader PDIP bisa menyelesaikan polarisasi di masyarakat,” jelasnya.
Kata Anto, partai politik koalisi pemerintah saat ini bisa bergabung dengan Gerindra-PDIP. “Biar pembangunan ada keberlanjutan terutama proyek-proyek agar tidak mangkrak,” ungkap Anto.
Menurut Anto, partai politik yang bergabung dengan Gerindra-PDIP bisa bersama-sama dalam membangun bangsa Indonesia dalam menghadapi resesi global.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?