Kata Muslim, pernyataan Komnas HAM dalam kasus pembunuhan Brigadir Yoshua tidak tegas. “Pernyataan terbaru Komnas HAM menyebut tidak ada penyiksaan terhadap mendiang Brigadir Yoshua. Ini bertolak belakang dengan pernyataan pengacara Brigadir Yoshua, Kamarudin Simanjuntak,” papar Muslim.
Muslim mengatakan, rakyat sudah tidak percaya kepada Komnas HAM. “Sejak peristiwa pembunuhan enam Laskar FPI (KM 50), rakyat tidak percaya Komnas HAM,” pungkasnya.
Sumber: suaranasional.com
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?