POLHUKAM.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara terbuka mengaku akan tetap cawe-cawe di Pemilu 2024. Pernyataan itu mendapat tanggapan beragam.
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera salah satu yang memberi kritik. Ia menyentil alasan Jokowi cawe-cawe demi bangsa dan negara. Anggota DPR RI itu juga mengingatkan TNI-Polri untuk tidak ikut-ikutan.
“Negara ini milik semua, semua punya kontribusi menjaga & bela negara, tentunya dengan demokrasi yg jujur d adil. Jika presiden beralasan “demi negara”, ygi paling depan jaga negara adalah TNI, Polri, penegak hukum, intelejen, dll. Smoga mrk tdk ikut cawe2 sprti presidennya,” kata Mardani Ali Sera lewat tweet di akun Twitter pribadinya, @MardaniAliSera.
Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu sementara itu menyindir para tokoh bangsa yang menurutnya hanya diam. “Dan semua tokoh pun hanya terdiam,” ujarnya di akun Twitter pribadinya, @msaid_didu.
Sebelumnya, saat bertemu dengan para pemimpin redaksi sejumlah media serta content creator seperti Akbar Faisal, Helmy Yahya, dan Arie Putra, Presiden Jokowi menegaskan akan melakukan cawe-cawe.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?