"Tidak bisa membedakan urusan partai dan urusan publik," kata Refly.
"Harusnya Presiden, minimal Mendagri. Masak mantan presiden," tutup dia.
Sebelumnya Koster membenarkan telah mengeluarkan surat tersebut. "Ya benar," kata Koster saat dihubungi, Selasa (30/5).
Menurut Koster, Megawati turun tangan lantaran peduli terhadap masa depan pariwisata Bali.
"Karena beliau sangat serius perhatian terhadap kepariwisataan Bali. Tapi surat ini tidak boleh beredar," katanya.
Perilaku WNA ini dinilai merusak nama baik dan citra pariwisata Bali. Koster berencana mengeluarkan kebijakan baru bagi wisatawan.
"Dalam rapat saya mengundang semua pihak terkait penyelenggaraan pariwisata Bali,d an saya mengeluarkan kebijakan baru bagi wisatawan," ucap Koster.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?