POLHUKAM.ID -Penunjukan Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (bacapres) oleh PDI Perjuangan dinilai telah menimbulkan ketegangan antara Joko Widodo dan Megawati Soekarnoputri.
Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan menilai, Ganjar yang semula di-endorse oleh Presiden Joko Widodo, kini telah menjadi “orang Megawati”. Atas alasan itu, Jokowi kemudian menunjukkan sikap seolah tidak lagi memberikan dukungan ke Ganjar saat di depan publik.
Bahkan saat Musyawarah Rakyat (Musra) yang dihadiri relawan pendukungnya, Jokowi tidak langsung menyebut nama Ganjar sebagai capres yang hendak didukung.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?