POLHUKAM.ID - Presiden Joko Widodo dianggap tak punya nyali untuk cawe-cawe mendukung calon lain selain Ganjar Pranowo. Jika punya nyali, sejak dulu dia sudah ambil alih PDI Perjuangan.
"Kalau ada pandangan bahwa Jokowi harus mendukung calon lain agar bisa cawe-cawe setelah masa pemerintahannya berakhir, saya kira dia bukan orang yang punya nyali sebesar itu. Itu pandangan overthinking, dia gak punya nyali," kata komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (5/6).
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?