Bahkan, dosen Universitas Dian Nusantara itu menganggap Jokowi penakut dalam politik. Karena jika punya nyali besar, dia sudah menggunakan segala upaya untuk mengambil alih PDIP dari tangan Megawati Soekarnoputri.
"Kenapa? Karena sebagai presiden dua periode, kemudian pengaruh di internal PDIP begitu besar, Jokowi punya kesempatan mengambil alih partai itu, namun dia tidak lakukan. Artinya apa? Dia tak punya nyali seperti yang kita bayangkan. Tetap manut di ketiak PDIP, dan akan menggulirkan keinginan-keinginan politiknya paska tidak memimpin ya lewat PDIP," pungkas Tamil.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?
Gatot Nurmantyo vs Kapolri: Analisis Hukum Mengungkap Dampak Kritik yang Dinilai Melemahkan Polri
Jokowi vs Janjinya: Benarkah Bakal Pulang Kampung atau Malah Mati-Matian untuk PSI?