Aktivis ini juga mengungkit bahwa tak ada keberanian dari Moeldoko. Menurutnya, Jokowi menjadi sumber kekuatan dalam upaya kudeta ini.
"Mana berani Moeldoko bebas obok-obok Partai Demokrat bila tidak dibacking Presiden dan kekuatan dilingkarannya? Akal sehat publik berkesimpulan demikian," pungkasnya.
Diketahui Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat berbicara mengenai upaya kudeta terhadap Partai Demokrat. Kabar itu membuat pihaknya merasa was was. Bahkan ia sampai berpikir bahwa ada kemungkinan besar Partai Demokrat akan benar-benar diambil alih.
"(Soal) PK Moeldoko di MA, saya menerima telpon dari mantan menteri yang menyampaikan pesan adanya politisi senior (yang mengajukan) PK Moeldoko. Pesan seperti ini kerap saya terima. (Saya lalu berpikir) jangan-jangan ini serius Demokrat akan diambil alih," tulis SBY melalui akun Twitter pribadinya, Minggu (28/5/2023).
Sumber: suara
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?