"Kalau kemudian cawe-cawe di tengah tahapan Pemilu itu kan sangat mengganggu. Bisa jadi tidak jurdil, tidak bebas, apalagi ada upaya-upaya yang kemudian dukungan terhadap capres tertentu," jelasnya.
Irwan pun meminta Jokowi untuk mengikuti jejak presiden-presiden terdahulu yang tidak ikut campur urusan cawe-cawe Pemilu. Sebab dengan menyatakan cawe-cawe, netralitas Jokowi sebagai presiden diragukan oleh seluruh rakyat.
"Pak Jokowi agar jadilah presiden untuk seluruh rakyat, untuk seluruh Parpol, jangan kemudian meng-endorse Capres tertentu yang membuat pelaksanaan Pemilu khususnya Pilpres ini justru menjadi perpecahan, mengganggu persatuan bangsa dan negara," tegasnya.
Diskusi yang dipandu Redaktur Kantor Berita Politik RMOL, Angga Ulung Tranggana itu juga menghadirkan pengamat politik Citra Institute, Yusak Farchan.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Buka Suara ke Tokoh Kritis: Kedaulatan Negara Terancam Oligarki!
Prabowo 2029 Tanpa Gibran? Analisis Mengejutkan Soal Strategi Gerindra
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai