Dalam partai politik, setiap anggota telah diberi tugas masing-masing, dan ketua umumnya, bahkan capres maupun cawapres bukan orang yang sangat kritis.
"Jadi di partai itu ada yang integrator, ada orang yang tukang gebuk, tergantung division of leader. Jadi justru ketua umum itu atau calon presiden dan wakil presiden bukanlah orang yang punya apa daya kritis yang sangat tinggi," ujarnya.
Mereka tentu tidak boleh sangat kritis terhadap kekuasaan, karena akan dijegal dari awal, contohnya mantan Menteri Bidang Kemaritiman Rizal Ramli.
"Karena kalau dari awal-awal dia sudah sangat kritis maka bisa saja dia dijegal di awal, contohnya Rizal Ramli," tandasnya dikutip WE NewsWorthy dari YouTube Refly Harun, Kamis (8/6).
Sumber: newsworthy
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?