Dalam partai politik, setiap anggota telah diberi tugas masing-masing, dan ketua umumnya, bahkan capres maupun cawapres bukan orang yang sangat kritis.
"Jadi di partai itu ada yang integrator, ada orang yang tukang gebuk, tergantung division of leader. Jadi justru ketua umum itu atau calon presiden dan wakil presiden bukanlah orang yang punya apa daya kritis yang sangat tinggi," ujarnya.
Mereka tentu tidak boleh sangat kritis terhadap kekuasaan, karena akan dijegal dari awal, contohnya mantan Menteri Bidang Kemaritiman Rizal Ramli.
"Karena kalau dari awal-awal dia sudah sangat kritis maka bisa saja dia dijegal di awal, contohnya Rizal Ramli," tandasnya dikutip WE NewsWorthy dari YouTube Refly Harun, Kamis (8/6).
Sumber: newsworthy
Artikel Terkait
Prabowo vs Oligarki: Said Didu Bocorkan Target Geng Solo Parcok dalam Pertemuan Rahasia 4 Jam
Strategi Jokowi 2029-2034: PSI, Kaesang, dan Misteri Dinasti Politik yang Mengguncang Indonesia
Dokter Tifa Bongkar Alasan Jokowi Paksakan Diri ke Rakernas PSI: Sakit atau Strategi?
Prabowo Gelar Pertemuan Rahasia Malam Hari: Siti Zuhro dan Susno Duadji Bicara Apa?