POLHUKAM.ID - Pengamat politik Refly Harun mengungkapkan penyebab politisi PDIP Budiman Sudjatmiko tidak menjadi capres seperti Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo meskipun cerdas, namun bukan karena elektabilitas.
Budiman Sudjatmiko merupakan orang yang pandai dan cerdas, namun tidak mempunyai aura menjadi pemimpin utama seperti Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo.
"Ada beberapa orang yang cerdas pandai tapi auranya tidak menjadi pemimpin utama, contoh misalnya Budiman Sudjatmiko," ucap ahli hukum tata negara itu.
Lebih lanjut, menurut Refly, aura Buadiman lebih mengarah pada intelektualisme dan aktivisme, pun demikian dengan politisi PDIP Adian Napitupulu dan politisi Demokrat Andi Arief.
"Saya tidak melihat Budiman punya aura untuk menjadi pemimpin, auranya lebih pada mengarah ke intelektualisme, aktivisme, Adian Napitupulu auranya tidak menjadi ketua umum auranya kepada tukang gebuk, Andi Arief juga begitu," ungkapnya.
Artikel Terkait
Sidang Isbat 1 Syawal 2026 Digelar Besok: Apakah Idul Fitri Jatuh pada 20 Maret?
Mahfud MD Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program Makan Gratis: Ini Kata-Kata Kerasnya
Restorative Justice untuk Rismon: Mungkinkah Perkara Ijazah Palsu vs Jokowi Berakhir Damai?
Mantan Ketua PN Depok Lawan KPK di Praperadilan: Benarkah Penyitaan Rp850 Juta & Rp2,5 Miliar Itu Sah?