POLHUKAM.ID -Kader Partai Demokrat, Eko Jhones menyoroti pernyataan pengamat politik Rocky Gerung yang menyoroti ucapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyebut akan cawe-cawe agar tidak ada perpecahan bangsa.
Adapun Rocky Gerung menilai bahwa perpecahan bangsa itu malah terjadi di rezim Jokowi dengan adanya ketegangan rasial serta etnis hingga politik ideologi.
Hal ini ditanggapi Eko Jhones dalam akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Eko Jhones mengatakan bahwa setuju dengan pernyataan Rocky Gerung itu. Bahkan, Eko Jhones mengatakan saat rezim Jokowi berkuasa, buzzeRp dipelihara dengan jelas dan terang benderang.
"Setuju Bung karena saat rezim Jokowi berkuasa buzzerp dipelihara bahkan jelas dan terang benderang dianggarkan dengan APBN," ungkap Eko Jhones dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @ekojhones77, Jumat (9/6).
"Parahnya lagi semua kementerian gunakan buzzerp tuk nutupin kelemahanya. Padahal buzzerp biadab selalu pecah belah anak bangsa dan kebal hukum," imbuhnya.
Sementara itu, Rocky Gerung tak hanya mengatakan hal itu, Rocky Gerung juga menyinggung warisan Jokowi yang akan diteruskan Ganjar, yaitu turunnya indeks demokrasi hingga rasio utang yang berbahaya.
Artikel Terkait
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?