Hal itu disampaikan oleh Jumhur saat ikut hadir dalam aksi cap jempol darah di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Jumat (16/5).
"Kalau kelakuan-kelakuan pembegal saat ini tetap berlangsung, saya mengatakan ini bukan hanya di partai Demokrat partai manapun mau dia dari merah, kuning, hijau, biru apapun kalau dibegal seperti ini harus kita lawan," tegas Jumhur.
Terlebih, Jumhur menilai ada kedekatan antara dirinya dengan Partai Demokrat. Itu sebabnya, dirinya mau berjuang bersama dengan kader dan simpatisan partai.
"Apalagi Partai Demokrat dan saya punya pengalaman indah dengan Partai Demokrat, selamat berjuang. Teman-teman tak sendiri saya bersama teman-teman, kita lawan kezoliman ini," terang Jumhur.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Dua Periode 2029: Rahasia Kepercayaan Diri Gerindra & Masa Depan Koalisi Tanpa Gibran
Isu Kapolri Membangkang Prabowo: Opini Jahat atau Upaya Sistematis Serang Polri?
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?