Tetapi, soal penunjukan siapa capres yang diusung belum akan dilakukan dalam waktu dekat, mengingat saat ini KIB sedang menyusun platform visi dan misi. Setelah itu baru melalukan identifikasi terhadap tokoh-tokoh yang dianggap potensial.
"Bisa ada di dalam KIB bisa juga dari luar," kata Arsul, Kamis (9/6/2022).
Kendati begitu, kata Arsul, partai politik tidak ingin asal mengambil tokoh untuk diusung sebagai capres hanya berdasarkan tingkat elektabilitas yang tinggi di hasil-hasil survei.
"Jadi tidak bisa orang itu belum masuk ke partai politik langsung dari capres atau cawapres. Itu semangat yang ada dari partai-partai, saya kira itu," katanya.
Artikel Terkait
Said Didu Bongkar Dalang di Balik Upaya Jatuhkan Prabowo: Bukan Oposisi, Tapi Kelompok Ini!
Prediksi Pilpres 2029: 7 Nama Kuda Hitam yang Siap Kalahkan Petahana dan Rebut Kursi RI-1
Bukan Prabowo, Petinggi TNI Sebut Opsi Pemakzulan Ini Jauh Lebih Realistis dan Risikonya Kecil
Tentara Israel Jejali Rokok ke Mulut Patung Bunda Maria di Lebanon: Aksi Hina yang Picu Kemarahan Umat Katolik