Apalagi pendukung Jokowi juga masih terbilang militan berupa relawan-relawan yang masih setia.
"Hal itu didukung pula oleh masih banyaknya relawan yang masih setia kepada Jokowi. Para relawan ini diharapkan akan mengarahkan suaranya sesuai sosok capres yang di-endorse Jokowi," lanjut Jamiluddin.
Kendati memegang kunci di-endorse Jokowi, namun Ganjar dan Prabowo disarankan Jamiluddin jangan terlalu santai. Pasalnya, hasil survei Litbang Kompas menunjukkan hasil bahwa endorse Jokowi tidak terlalu berpengaruh secara signifikan.
"Temuan Litbang Kompas itu setidaknya mengindikasikan endorse Jokowi kepada capres tertentu tidak akan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan elektabilitasnya. Kalau pun terjadi kenaikan, hal itu tidak akan menjadi penentu kemenangan capres tersebut," terangnya,
"Jadi poros PDIP dan KKIR seyogyanya tidak perlu terlalu yakin endorse Jokowi akan membawa kemenangan," pungkas Jamiluddin.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Misteri Dukungan Golkar 2029: Strategi Rahasia Bahlil untuk Kuasai Panggung Politik
Prabowo Dua Periode 2029: Cek Ombak Gerindra atau Sinyal Perang Koalisi?
Prabowo 2029: Siapa yang Akan Jadi Cawapres dan Mengubah Peta Politik?
Tragedi Ngada: Benarkah Sekolah di Indonesia Sudah Gratis?