"Siapa pun sama, termasuk nanti calon wali kota dari orang Depok. Karena ada orang Depok yang tidak paham dengan Depok, karena Depok hanya dijadikan tempat tidur saja. Ini orang ngga kenal Depok," paparnya.
Menurutnya menjadi Wali Kota Depok artinya pengabdian bekerja untuk masyarakat dan memimpin rakyat.
"Kalau sudah jadi wali kota dia kerja untuk masyarakat Kota Depok, wali kota sebagai pemimpin rakyat," ucap Mohammad Idris.
Nama Kaesang Pangarep menjadi perbincangan hangat karena didorong ikut maju sebagai calon Wali Kota Depok. Relawan Ganjar Pranowo (GP) Center mengunakan poster dengan narasi dukungan Kaesang Pangarep di Pilkada Depok 2024 di media sosial.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pun tidak ingin ketinggalan momen dengan memasang billboard Kaesang di Jalan Margonda.
Sumber: tempo
Artikel Terkait
Prabowo Buka Suara ke Tokoh Kritis: Kedaulatan Negara Terancam Oligarki!
Prabowo 2029 Tanpa Gibran? Analisis Mengejutkan Soal Strategi Gerindra
Jokowi Dikritik Pedas: Wacana 2 Periode Prabowo-Gibran Dinilai Terlalu Ambisius!
Gibran di Pilpres 2029: Hanya PSI yang Setia? Ini Peta Dinginnya Dukungan Partai